Investasi Yang Cocok Untuk Mahasiswa Dirantau

Investasi Yang Cocok Untuk Mahasiswa Dirantau

Apa saja jenis investasi yang cocok untuk mahasiswa? Memulai investasi dari sendiri sejak dini itu sangat penting apalagi sebagai anak muda atau bahkan sebagai seorang mahasiswa yang memiliki segudang rencana kedepannya.

Namun ada hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mulai berinvestasi berupa rencana dan perkiraan investasi masa depan. Sebagai mahasiswa dan investor tentunya perlu melakukan hal ini sebelum terjun ke dunia investasi.

Sebelum memulai investasi, kamu perlu mempersiapkan satu hal utama yaitu menentukan anggaran keuangan. Ada tiga jenis anggaran keuangan, yaitu dana kebutuhan sehari-hari, sebagian dana darurat, dan sebagian dana investasi.

Untuk penganggaran dapat dilakukan dengan pencatatan keuangan, baik menggunakan buku catatan sederhana maupun menggunakan aplikasi pencatatan keuangan. Setelah itu, kamu perlu mengetahui profil risiko investasi.

Ada 3 Profil Investasi Secara Umum Yaitu:

1. Konservatif

Seseorang yang memiliki tipe profil investasinya sebagai orang yang konservatif artinya adalah seorang investor yang cenderung menghindari resiko tinggi dari investasinya sebab tipe konservatif ini cenderung kurang siap menerima resiko kehilangan modal yang dia tanam melalui investasinya.

2. Moderat

Tipe moderat ini lebih berani dalam menerima risiko kerugian dari daerah investasi yang ditanamkan namun disatu sisi juga tipe moderat ini lebih mengharapkan potensi keuntungan yang lebih tinggi

3. Agresif

Investor yang bersifat agresif yaitu tipe investor yang paling berpotensi memperoleh keuntungan yang lebih besar di masa depan karena tipe investor ini siap menanggung resiko kehilangan modal investasinya bahkan sampai 100% tapi tipe investor agresif ini mengharapkan potensi keuntungan yang sangat tinggi bahkan di atas rata-rata.

Untuk mengetahui jenis profil investasi kamu biasanya penyedia penyedia instrumen investasi akan memberikan kamu beberapa kuisioner atau bahkan beberapa pertanyaan yang nantinya hasil dari jawaban kamu akan menentukan tipe profil kamu.

Platform investasi tersebut akan menyarankan kamu produk investasi yang cocok dengan profil risiko kamu. Beberapa pertanyaannya biasanya seperti ini tujuan investasi, seberapa paham kamu sebelum melakukan investasi, jangka waktu investasi jangka pendek atau jangka panjang, bagaimana reaksi kamu ketika misalnya nilai aset dari investasi kamu itu tiba-tiba menurun sebanyak 10 bahkan sampai 20%.

Breaking News  Cara Memilih Broker Forex yang Aman

Bagi mahasiswa, mengenal profil resiko itu sangat penting karena hal ini akan menentukan arah perjalanan dari investasi kamu. Apalagi sebagai seorang mahasiswa terkadang memiliki keterbatasan baik dari segi modal maupun dari segi waktu. Sehingga dapat memaksimalkan kinerja investasi kamu karena kamu dapat meminimalisir resiko dan memaksimalkan keuntungan secara bersamaan.

Setelah melakukan budgeting kemudian mengetahui profil resiko dari investasi kamu, selanjutnya kamu perlu mengetahui jenis instrumen investasi yang cocok untuk mahasiswa.

4 Jenis Instrumen Investasi Yang Cocok Bagi Mahasiswa:

1. Reksadana

Reksa dana mengumpulkan dana atau modal dari investor, dan kemudian dana tersebut akan diinvestasikan. Hak untuk menginvestasikan modal ini dalam bentuk portofolio dilakukan oleh perusahaan perantara, yang biasa kita sebut manajer investasi.

Manajer investasi di sini bertugas mengelola modal yang dihimpun oleh investor. Kemudian letakkan di berbagai surat berharga seperti saham, obligasi, pasar uang dan sebagainya. Jangka waktu yang ditawarkan oleh instrumen reksa dana jenis ini terbagi menjadi dua yaitu jangka panjang dan jangka pendek. Kamu dapat menyesuaikannya sesuai dengan jenis profil risiko Anda serta tujuan investasi jangka pendek atau panjang.

Untuk jenis Reksadana ada 4 yaitu

  1. Reksadana pasar uang
  2. Reksadana pendapatan tetap
  3. Reksadana saham
  4. Reksadana campuran

Tingkat keuntungan dari reksadana sendiri sangat beragam, namun biasanya itu dimulai dari 5 atau 6 % hingga 15% dalam setahun bahkan ada yang sampai 20 – 30 % tergantung dari jenis dan juga sesuai dengan risiko yang di ambil.

Reksadana sendiri itu sebenarnya memiliki tingkat resiko yang paling minim karena instrumen investasi ini dikelola oleh manajer investasi. Kamu bisa mulai berinvestasi di reksadana mulai dari Rp10.000, ini sangat cocok investasi untuk mahasiswa.

2. Emas

Investasi yang kedua yang cocok bagi para mahasiswa yaitu adalah emas. Mungkin kamu sudah familiar dengan jenis instrumen investasi yang satu ini investasi emas atau logam mulia merupakan instrumen investasi yang sangat aman karena memiliki risiko rendah dan nilai yang cenderung stabil bahkan dari tahun ke tahunnya pergerakan harganya itu cenderung stabil dibanding jenis instrumen yang lain. Keuntungan lainnya dari investasi emas juga liquid atau mudah untuk dicairkan.

Breaking News  Investasi Untuk Pelajar SMA Yang Mudah Dikelola

Saat ini kamu sangat dimudahkan untuk melakukan investasi emas, tidak hanya emas fisik tetapi ada juga emas digital. Untuk kamu yang memiliki dana yang terbatas kamu bisa membeli emas digital melalui aplikasi investasi emas online mulai dari haaga Rp 5.000 saja.

3. Saham

Jenis instrumen investasi yang lagi marak diomongin sama kaum muda apalagi para mahasiswa adalah saham. Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang memiliki tingkat returns menengah sampai tinggi. Namun tentunya resikonya juga sejalan dengan tingkat return yang didapat.

Saham merupakan sebagai bukti kepemilikan nilai dari perusahaan. Masyarakat umum beranggapan jika investasi di instrumen yang satu ini perlu modal yang besar, apalagi untuk mahasiswa. Namu jangan khawatir, instrumen investasi di saham ini khususnya di bursa saham Indonesia tidak selamanya memerlukan modal yang besar.

Jumlah minimal lembar saham yang kita bisa beli itu adalah 100 lembar yang biasanya juga disebut satu lot. Ada  perusahaan yang menjual sahamnya sebesar Rp 5.000 perlotnya. Untuk bisa berinvestasi di instrumen saham ini kamu perlu membuka rekening investasi di sekuritas investasi biasanya di Bank atau di aplikasi saham online terpercaya lainnya.

4. Peer To Peer Lending

Peer To Peer Lending merupakan instrumen investasi berupa memberikan modal atau menanam modal terhadap suatu usaha. Nantinya akan memberikan kita imbal hasil sebagai keuntungan dari investasi kita. Jenis instrumen yang satu ini cocok untuk mahasiswa karena menawarkan tingkat imbal hasil atau tingkat keuntungan yang tinggi dan resiko menengah sampai tinggi.

Resiko terbesar Peer To Peer Lending yaitu adalah ketika modal yang kita tanam kepada suatu perusahaan ataupun satu usaha itu mrngalami gagal dalam membayar atau gagal dalam mengembalikan modal kita.

Demikianlah beberapa hal yang perlu ketahui sebagai seorang mahasiswa sebelum memulai investasi dan jenis-jenis instrument investasi yang cocok bagi mahasiswa. Apakah kamu sudah mulai tertarik untuk berinvestasi?